Perancang Inggris Philo keluar dari label fashion Celine

fashion
Perancang kelahiran Inggris Phoebe Philo mengatakan pada hari Jumat bahwa dia akan berhenti dari Celine, rumah mode Prancis yang telah dia jalani selama dekade terakhir ini. Desas-desus telah beredar sejak Oktober tentang perancang berusia 44 tahun itu, yang menciptakan sebuah kultus berikut pada label gaya pinggangnya yang minimalis.

Banyak yang telah membicarakannya sebagai penerus Karl Lagerfeld di Chanel, meski ada sedikit tanda bahwa anak berusia 84 tahun itu siap menyerahkan guntingnya. Dari catwalk, Philo juga seorang trendsetter, dengan kecintaannya pada pelatih tenis Adidas Stan Smith putih yang membantu mempopulerkan tampilan vintage.

“Sudah luar biasa, bekerja dengan Celine telah menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya dalam 10 tahun terakhir ini,” kata Philo dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan kepergiannya. Jalan keluarnya adalah yang terbaru dalam perjalanan pulang pergi dari puncak dunia mode, dengan beberapa orang takut bahwa kecepatan industri ini membakar para desainer.

Philo membuat namanya sebagai nomor dua bagi Stella McCartney muda di Chloe, dan dikenal karena pendekatannya yang tidak masuk akal dan back-to-basics. Dia kemudian mengambil alih dari McCartney di Chloe saat dia pergi untuk membuat label sendiri, sebelum mengambil dua tahun untuk tinggal bersama keluarganya dan memiliki anak kedua. Seperti McCartney, dia adalah seorang vegetarian yang melarang bulu dari koleksi dirinya, meskipun dia terus menggunakan kulit di Celine.

Kritikus mode Sophie Fontanel dari majalah L’Obs Prancis meratapi kepergiannya, mengatakan bahwa dia adalah “lawan pemasaran … ini adalah pakaiannya sendiri yang merupakan guntur”. “Semuanya praktis dan orisinil, tenang dan canggih, pada saat ini dan belum awet muda …. Sulit untuk melihat Celine tanpa Phoebe Philo,” tambahnya.

Setelah menaikkan penjualan di Chloe dan Celine meski menolak untuk memiliki akun Instagram sampai tahun lalu, dia adalah properti mode panas, yang terutama dikagumi oleh tasnya. Philo dikabarkan menggoda dengan mengambil kemudi di Louis Vuitton pada tahun 2011 setelah kepergian Marc Jacobs, namun memutuskan untuk tetap tinggal di Celine.

Bernard Arnault, pemilik kerajaan barang mewah LVMH yang memiliki Celine, mengatakan bahwa dia masih terikat pada merek tersebut meski dia keluar. “Apa yang telah selesai Phoebe dalam 10 tahun terakhir merupakan bab kunci dalam sejarah Celine. “Era baru pembangunan sekarang akan dimulai dan saya sangat yakin akan kesuksesan rumah ikon ini,” tambahnya.

Beberapa perancang telah diperdebatkan sebagai penerus pengganti termasuk rekan Brit Christopher Bailey dari Burberry, Natasa Cagalj, yang juga bekerja dengan McCartney, dan sutradara Celine yang sudah siap pakai Michael Rider.